Buku Pilihan: Dalam Dekapan Ukhuwah – Salim A. Fillah

Dalam Dakapan Ukhwah

“Dalam dekapan ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit. Lalu menebarkannya di bumi. Sungguh di syurga, menara menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta. Mari membangunnya dari sini, dalam dakapan ukhuwah.”

Buku setebal 471 muka surat ini hasil nukilan penulis muda Indonesia yang aktif dengan dakwah dan tarbiyah, Salim A. Fillah. Buku ini sarat dengan bekalan dan renungan tentang bagaimana membangkitkan kembali kekuatan ummat yang hari ini terserak-serak bagai buih tidak bererti.

Dalam dekapan ukhuwah kita menghayati pesan Sang Nabi. “Jangan kalian saling membenci”, begitu beliau bersabda seperti dicatat Al Bukhari dalam Shahihnya, “Jangan kalian saling mendengki, dan jangan saling membelakangi karena permusuhan dalam hati.. Tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara..”

Dalam dekapan ukhuwah kita mendaki menuju puncak segala hubungan, yakni taqwa. Sebab, firmanNya tentang penciptaan insan yang berbangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal ditutup dengan penegasan bahwa kemuliaan terletak pada ketaqwaan. Dan ada tertulis, para kekasih di akhirat kelak akan menjadi seteru satu sama lain, kecuali mereka yang bertaqwa.

Harga RM35.00  se naskah.

Untuk mendapatkan naskah buku ini, hubungi Hannah Store (0196651234 @ 0126443715)

FB: https://www.facebook.com/hannahsbookstore?fref=ts

Masyarakat Islam Akan Porak Peranda Apabila….

Wahai mereka yang telah redha Allah sebagai Rabbnya, dan Islam sebagai Deennya, serta Muhammad sebagai Nabi dan Rasulnya.  Ketahuilah, bahawasanya Allah telah menurunkan ayat dalam Surat Al Hujurat :

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (kerana) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (kerana) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”. (QS. Al Hujurat : 11)

Surat Al Hujurat berisi prinsip-prinsip yang mencerminkan salah satu dari jalan-jalan utama kerangka pembangunan masyarakat Islam.  Kerana itu sistem masyarakat Islam, pembinaan keluarga muslim, adab berziarah, adab berpakaian dan sebagainya diambil dari tiga surat : Surat Al Hujurat, Surat An Nur dan Surat Al Ahzab.

Surat ini (yakni Al Hujurat), meski pendek dan sedikit ayatnya, namun berat pertanggungjawapannya dalam timbangan Ar Rahman.  Berat sekali jika ditinjau dari sisi pembinaan umat manusia.  Sebuah masyarakat baik masyarakat jahiliyah atau masyarakat Islam, tidak mungkin dapat tertegak jika tidak berjalan mengikuti langkah-langkah sistem yang mulia ini dan ayat-ayat yang berat dalam timbangan Allah, baik di dunia mahupun akhirat.

Continue reading

Mengapa Dakwah?

canon 1 060

Mengapa kita berdakwah? Di dalam surat Al A’raf ayat 164, Allah SWT berfirman:

“Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, “Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab oleh Allah dengan azab yang sangat keras?” Mereka menjawab, “Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan agar mereka bertaqwa.”

Hanya ada dua penyebab kita berdakwah sekaligus menjadi motivasi dan tujuan kita untuk berdakwah, pertama agar kita memiliki alasan pembelaan di hadapan Allah kelak (ma’dziratan ilaa rabbikum). Kelak Allah SWT akan bertanya, ketika pelbagai penyimpangan, kemaksiatan, larangan-Ku dilakukan di muka bumi, cuba sebutkan apa saja yang kamu telah lakukan! Kelak dengan mudah amal kita yang akan menjawab, “Wahai Allah, saya sudah berbuat ini dan itu, saya sudah berdakwah kepada mereka, saya telah mengajak mereka ke jalan-Mu, dan sebagainya dan seterusnya”. Inilah ungkapan-ungkapan pembelaan kita, ini nantinya akan menjadi alasan bagi kita agar kita dapat menjawab atas pertanggungjawaban dakwah itu di hadapan Allah.

Continue reading

Juma’ah Amin: Peranan Murabbi Membina Ukhwah

Para murabbi harus punya visi yang jelas, di atas apa dan untuk apa ia mentarbiyah. Kalian sebagai murabbi harus yakin dengan kejelasan visi. Perhatikan ikatan ukhuwah. Kerana, syariah tidak akan tegak tanpa ukhuwwah, kerana itu, ikatan ukhuwah saya namakan rukun syariah dalam buku saya.

Masyarakat Islam yang tidak merealiasikan ukhuwah tidak akan mampu menerapkan syariah dengan benar. Ukhuwah menenangkan hati dan mengukuhkan kedudukan. Abdullah bin Umar berkata, “Jika saya lakukan semua bentuk ibadah tanpa henti, tapi tidak mencintai saudara seiman, tidak ada manfaat dari ibadah saya itu.”

Continue reading

Fahami Islam (1)

Agama ini adalah suatu panduan yang Allah gariskan untuk kehidupan manusia. Agama ini terlaksana di dalam kehidupan manusia melalui usaha manusia sendiri, menurut kemampuan manusia dan realiti hidup manusia. Agama  ini akan bermula daripada titik di mana manusia menerima tugas-tugas mereka seterusnya memimpin mereka menuju penghujung jalan dengan menggunakan segala kemampuan semulajadi manusia yang ada dengan bergantung kepada sejauhmana usaha yang mereka lakukan.

 

Keistimewaan agama ini tetap wujud pada bila-bila masa walau di mana jua, ia tidak

akan sama sekali lupa dengan fitrah dan had kemampuan manusia, juga realiti hidup

mereka. Agama ini mampu mencapai satu tahap yang tidak pernah dicapai oleh mana-mana manhaj ciptaan manusia sepertimana yang pernah berlaku di dalam sejarah dan akan berulang semula jika diusahakan dengan bersungguh-sungguh.

Continue reading