Cinta ‘Ukasyah Membawa ke Syurga

Kitab+Ust+DarusMasjid penuh sesak dengan kaum Muhajirin dan Ansar. Semua berkumpul setelah Bilal memanggil mereka dengan suara azan. Ada tarikan cinta di sana, kekasih yang baru saja sembuh, yang membuat semua sahabat tidak mahu melepaskan kesempatan ini untuk bertemu dengan kekasih Allah swt.

Setelah mengimami solat, nabi berdiri dengan segak di atas mimbar. Suaranya basah, menyampaikankan kata-kata puji dan kesyukuran kepada Allah yang Maha Pengasih. Suasana menjadi sunyi sepi, mulut para sahabat tertutup rapat, semua menajamkan pendengaran menuntaskan kerinduan pada suara Nabi. Semua menyiapkan hati, untuk disentuh serangkai hikmah. Selanjutnya Nabi bertanya.

“Duhai sahabat, kalian tahu umurku tidak akan lagi panjang, Siapakah di antara kalian yang pernah merasa teraniaya oleh si lemah ini, bangkitlah sekarang untuk mengambil kisas, jangan kau tunggu hingga kiamat menjelang, kerana sekarang itu lebih baik”.

Continue reading